Home > Computer Programming, weleh weleh > TortoiseSVN – alternatif bagi pengguna SourceSave #2 of 2

TortoiseSVN – alternatif bagi pengguna SourceSave #2 of 2


Dokumen ini adalah bagian kedua dari penulisan TortoiseSVN how to – the alternative for SourceSave

pada tulisan yang lalu, kita sudah membahas bagaimana melakukan download, instalasi dan membuat repository, pada penulisan ini kita akan membahas mengenai cara penggunaannya di client untuk sebuah aplikasi source

1. Membuat SVN server di jaringan
1.1. Buat Direktori Kosong Dalam Server
Misalkan membuat direktori dengan nama SVNServer
1.2. Klik Kanan dan pilih Sharing security
001.jpg

1.3. Sharing direktori SVNServer ini ke dalam jaringan, pilhan allow networknya harus diaktifkan, misalkan gunakan share name : SVNServer
002.jpg

1.4. setelah melakukan sharing, masuk ke dalam jaringan network misal \\ronny-pc\
003.jpg

1.5. klik kanan sharing folder tersebut dan pilih TortoiseSVN lalu klik kanan pilih import
004.jpg

1.6. pilih repository database fsfs
009.jpg

1.7. pilih source code yang akan dikirimkan ke SVNServer
010.jpg

1.8. klik kanan folder source code, pilih tortoiseSVN pilih import
011.jpg

1.9. pilih file folder repository, disini penulis menggunakan path : file:////Ronny-pc/SVNServer
012.jpg

lalu tekan OK

1.10. setelah itu tunggu beberapa saat, TortoiseSVN sedang mengcopi file source code anda ke dalam server SVNServer
setelah selesai maka tekan tombol OK
013.jpg
.
.

langkah-langkah di atas adalah cara untuk melakukan repository di server dan menaruh source di server SVN, untuk penggunaan di komputer klien bisa di lihat pada tulisan yang dibawah ini

.
.

2. Mengcopikan source di komputer Klien yang berasal dari SVNServer
2.1. Membuat folder untuk client application
di sini penulis membuat folder dengan nama 07.ProjectWebsite
014.jpg

2.2. Setelah membuat folder tujuan, klik kanan, pilih SVNCheckout
015.jpg

2.3. masukkan URL repository dan checkout directory. penulis menggunakan URL : file:////Ronny-pc/SVNServer dan direktori checkout : D:7.ProjectWebsite
016.jpg

2.4. lalu tekan OK, proses pengcopian source code yang sudah ada dalam SVNserver ke dalam komputer klien sedang di lakukan, user menunggu beberapa saat, lalu tekan ok kalau sudah selesai
017.jpg

2.5. setelah selesai maka folder yang telah di copikan dari SVNServer akan berubah iconnya
018.jpg

3. Menggunakan SVN di komputer Klien
3.1. Jika anda melakukan edit sebuah file, file yang sudah kita edit dan simpan akan berubah iconnya (Perhatikan file dengan nama: readme_en.txt)
019.jpg

3.2. File yang memiliki icon ! pada saat yang sama tidak dapat di ubah oleh user computer lain yang bermaksud melakukan edit file ini.
agar user dikomputer lain dapat melakukan edit, maka file tersebut harus di commit
cara melakukan commit, klik kanan file icon ! lalu pilih SVN Commit
020.jpg

3.2. Muncul jendela commit, lalu muncul file2 yang telah berubah, user bisa memilih file mana yang bisa di commit, lalu OK, dengan begini, user di komputer klien lain sudah bisa melakukan edit file readme_en.txt
021.jpg

022.jpg

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Please kindly Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: