Home > renungan kehidupan > Selamat menunaikan Ibadah Puasa

Selamat menunaikan Ibadah Puasa


Beberapa minggu lalu saya mengikuti perkuliahan terakhir saya yang membahas mengenai SQ, Spritual Q. memang benar beberapa tahun terakhir saya merasakan kehilangan sesuatu, suatu rasa di mana muncul pikiran dan pertanyaan, siapa saya, untuk apa saya hidup, untuk apa saya ada di dunia ini, apa yang terjadi bila mana saya sudah tiada, apa yang ada di kehidupan sana setelah saya meninggal.

Dulu saya sering berpikir mengenai hal ini, sering kali saya menangis karena saya belum berbuat apa-apa untuk kedua orang tua saya, belum berbuat apa-apa yang terbaik terhadap anak dan istri saya, dan berbuat kebaikan kepada teman-teman dan orang lain di sekitar saya.

Dan pada hari tersebut, ketika rasa itu sudah hilang, sebuah pelajaran berharga saya dapatkan, adalah kebanggaan hati ketika saya menyadari saya sudah kembali seperti yang dulu, saya sangat mencintai kedua orang tua saya, saya berterima kasih karena telah dilahirkan di dunia ini, saya lahir untuk mengubah dunia, ya setidak nya saya dilahirkan untuk meneruskan harapan orang tua yang telah menjaga saya dari kecil sampai sekarang dengan penuh kasih saya

Saya ingat betapa saya hidup penuh dengan kesalahan, tentunya sebagai seorang manusia tidak ada yang luput dari kesalahan, hidup arogan, emosi, irihati, dengki, kesombongan, kebodohan, dan lain sebagainya sebagai hasil daripada Dosa namun dengan kebangkitan Spiritual saya, saya sadar bahwa segala kesalahan harus bisa ditebus dengan kebaikan dan kebajikan. Ada seseorang di sana yang bisa menjawab pertanyaan saya, siapa saya, untuk apa saya hidup dan apa yang terjadi nanti setelah saya tiada. Tuhan Allah, Yesus Kristus Tuhan kita sudah memberikan jawabannya. sebuah Kerajaan Surga yang Mulia dan tak lengkang oleh waktu menunggu kita di sana.

Hidup sebagai manusia adalah suatu cobaan, atau mungkin adalah sebuah pengalaman yang sementara, dan dalam hidup ini, sebagai seorang manusia ciptaan-NYA harus menebar kebaikan cinta kasih sesuai dengan ajaran Tuhan Kita Yesus Kristus. Yesus Kristus sendiri menjanjikan kepada kita bahwa kematian manusia adalah awal dari Kehidupan Surga yang kekal dan abadi sepanjang masa.

Kenyataannya, seorang manusia kadang melupakan diri mereka, siapa mereka, bahkan melupakan apa tujuan hidup mereka. ada manusia yang begitu mengagungkan sebuah ayat, tapi tidak pernah memuliakan dan mengamalkan ayat tersebut. ada juga manusia yang tidak mengenal Tuhan, tapi tahu dan mau berbuat kebaikan dan kebajikan demi sesama sesuai dengan ajaran Kristus. Ada juga manusia yang hidup hanya untuk hari ini, mereka bersenang-senang dan berbuat dosa tanpa menyadari bahwa kerajaan-NYA telah dekat.

Orang Tua menghukum bukan berarti tidak sayang, orang tua menghukum karena anaknya tidak mentaati ajaran dan kasih sayangnya. Seorang Teman akan memberitahu apa yang salah dan memberikan bantuan kepada temannya di saat kegelapan menyerata, meskipun itu kasar. tapi seorang musuh akan mengincar kelemahan dan menyerang musuhnya di saat kegelapan datang.

Lalu siapakah anda? seorang Teman atau seorang musuh…..

Musuh tercipta karena kebencian, karena iri hati, karena dengki, dan karena tidak mau mengerti kesulitan apa yang dialami oleh yang dimusuhi.

ada sebuah kisah di mana seorang teman dimusuhi oleh rekan-rekannya karena bersikap keras tidak mau memberikan contekan di saat ujian, saya bertanya kepada kalian semua…… apakah seorang teman akan memberikan contekan kepada temannya?? ataukah seorang teman akan mengajari temannya sebelum ujian… kembali ke Spiritual Q anda sendiri, bila anda seorang teman, apa yang akan anda lakukan.

Terakhir, saya mengucapkan maaf kepada orang tua saya, karena saya belum mampu membahagiakan mereka, namun saya tetap akan berusaha agar bisa membanggakan mereka. Hidup harus jalan terus, saya hidup untuk saya, untuk bapak saya, untuk ibu saya, untuk saudara saya, untuk istri saya, untuk anak saya, untuk mertua saya, dan untuk semuanya yang mengenal saya.

Saya mohon semoga kesalahan saya dimaafkan dan kita bisa saling mengasihi seperti yang dikatakan dalam Firman-NYA:
¨Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintahKu.¨
Yohanes 14:15

Memasuki Bulan Puasa, bulan yang penuh hikmah, saya yang non muslim mendoakan kepada rekan-rekan semua yang muslim agar mulia puasanya, ditentramkan hatinya, dihapuskan pikiran kotor, dengki dan irihati. Smoga bulan ini membawa hikmah, berkah dan berkat bagi kita semua.

Selamat Menunaikan Ibadah Puasa bagi kawan-kawanku yang muslim

Roni

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Please kindly Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: